Pendakian Gunung Pangrango (3019 Mdpl), Tergesa…
Tanggal 4 November Kemaren aku mendaki Pangrango untuk yang kedua kalinya, pendakian sebelumnya aku tak sempat melihat Mandalawangi, tapi kali ini aku sempat menikmatinya. Cukup bagus meski tak seindah yang aku saksikan di foto-foto. Bunga Edelweis yang tumbuh banyak sekali, membuatku ingat gunung-gunung di Sumatera Utara sangat jarang ditumbuhi bunga abadi ini.
2 bulan sejak pendakian Semeru (Awal September 2005) aku belum sempat untuk berolah raga kembali, istirahat yang terlalu panjang tanpa olah raga membuat pendakian kali ini terasa berat, apalagi perjalanan dari Kandang Badak menuju puncak Pangrango yang menanjak terus-menerus. Apalagi waktu pendakian yang terbatas membuat pendakian harus dilakukan dengan target sampai kembali di Jakarta hari minggu. Akhirnya jalan malam pun harus ditempuh
Akhirnya aku masuk bisa masuk kerja seperti yang direncanakan sebelumnya. Menyerah untuk mematuhi aturan yangh dibuat sang pemilik perusahaan yang dibuat entah dengan alasan apa, hingga aku sudah harus masuk kerja pada tanggal 7 November 2005. Kaum kapitalis sekali lagi mampu membuktikan bahwa mereka bisa melakukan apa yang mereka mau terhadap aku.
Perjalanan Rina Sandra Simanungkalit (anggota Gempita Angkatan VIII)

